Home / Liquid Control Flow Meter / Jenis PD Flow Meter Liquid Control Terbaik

article Jenis PD Flow Meter Liquid Control Terbaik cover image

Jenis PD Flow Meter Liquid Control Terbaik

PD Flow Meter merupakan kependekan dari positive displacement flow meter. Flow meter ini merupakan pengukur aliran volumetrik yang mengukur dengan cara melewatkan volume cairan yang melalui sebuah putaran. PD Flow Meter adalah alat yang komponen penggerak internalnya dikunci bersama-sama dengan volume fluida.

 

Semua PD Flow meter mempunyai prinsip kerja yakni dengan melewatkan volume fluida. Fluida yang terisolasi ini nantinya melalui serangkaian roda gigi atau ruang di dalam meteran. Data perhitungan akan diperoleh setelah jumlah volume fluida melewati alat ini. Salah satu kelebihan dari PD flow meter yakni tidak terpengaruh oleh kekentalan ataupun turbulensi cairan. Sehingga alat ini cocok digunakan pada pengukuran aliran cairan dengan viskositas tinggi.

 

Bagi anda yang sedang mencari produk flow meter jenis PD ini, anda dapat mencoba menggunakan produk Liquid Control (LC). Seperti yang diketahui, Liquid Control merupakan perusahaan pembuat alat-alat industri yang berasal dari Amerika Serikat. Berdiri sejak tahun 1954 hingga sekarang, produk dengan merk ini sudah banyak digunakan di berbagai ranah industri.

 

Adapun untuk di Indonesia, Liquid Control Flow Meter merupakan subsidiary dari PT. Badja Abadi Sentosa yang merupakan distributor tunggal dan resmi. Dilansir dari website resminya di https://liquidcontrolsflowmeterindonesia.com/ terdapat beberapa tipe produk PD Flow Meter yang tersedia.

 


Jenis dan Tipe Produk PD Flow Meter Liquid Control

 

 

1. Series M


Untuk series M sendiri terdiri dari beberapa tipe. Mulai dari M-5, M-15, M-25. M-30, M-40, M-60 dan M-80. Series M memiliki desain dan konstruksi alat yang sederhana. Kendati demikian, alat ini memiliki akurasi, kinerja dan ketahanan jangka panjang yang sudah teruji. Disamping itu juga memiliki rentang suhu pengukuran yang luas (-40% - 71% C).

 

Kelebihan lainnya antara lain memiliki rentang viskositas yang lebar. Sehingga dapat mengukur di berbagai tingkat kekentalan cairan. Selanjutnya alat ini juga dapat mengukur pada tekanan tinggi hingga 150 psi. Untuk info dan spesifikasi lebih lengkapnya bisa dicek melalui website secara langsung.

 

2. Series MA


Pada series MA juga terdiri dari beberapa tipe. Mulai dari MA-4, MA-5, MA-7 dan MA-15. Secara kelebihan, series ini memiliki nilai plus yang hampir sama dengan series M. Tetapi tetap ada beberapa poin pembeda dari kedua seri ini. Seperti misalnya series MA ini dapat mengukur cairan hingga tekanan 350 psi (max). Berbeda dengan seri M yang hanya dapat mengukur hingga tekanan 150 psi. PD flow meter series MA ini digunakan dalam aplikasi pengukuran curah LPG.

 

3. Series MSA


Untuk seri ini, hanya terdapat dua tipe saja yaitu MSA-30 dan MSA-75. Seri MSA ini memiliki kelebihan, salah satunya pada flow rate yang lebih tinggi dibandingkan dengan dua seri sebelumnya. Untuk seri MSA memiliki spesifikasi flow rate sebesar 700 GPM (2650 LPM). Secara penggunaan dapat diaplikasikan dalam transfer LPG aliran tinggi, seperti propana, butana, isobutana, pentana, etana dan refrigeran.

 

4. Series MSAA


Seri MSAA terdiri dari tipe-tipe seperti MSAA-30, MSAA-40, MSAA-75 dan MSAA-120. Series MSAA memiliki nilai flow rate paling tinggi, yakni sebesar 1000 GPM (3785 LPM). MSAA dapat diaplikasikan untuk produk minyak olahan, bensin bertimbal, solar dan minyak tanah. Selain itu dapat pula digunakan pada pelarut dengan laju aliran yang lebih rendah.

 


Kesimpulan

 

Pada intinya, masing-masing seri dari pengukur aliran PD ini memiliki karakteristik yang sama. Poin utama yang membedakan yaitu pada ranah penggunaannya. Berdasarkan keterangan dalam website resmi lcmeter.com, untuk seri M dan MSAA cocok diaplikasikan pada bahan bakar dan industri penerbangan. Sementara untuk seri MA dan MSA digunakan pada kategori industri minyak dan gas.