Home / Liquid Control Flow Meter / Positive Displacement Flow Meter: Definisi, Fungsi dan Aplikasinya

article Positive Displacement Flow Meter: Definisi, Fungsi dan Aplikasinya cover image

Positive Displacement Flow Meter: Definisi, Fungsi dan Aplikasinya

Positive Displacement (PD) Flow Meter merupakan salah satu jenis flow meter. Alat ini adalah instrumen pengukur aliran volumetrik yang mengukur aliran dengan melewatkan volume cairan yang tepat pada setiap putaran. PD Flow Meter adalah alat yang komponen penggerak internalnya dikunci secara hidraulik bersama-sama dengan volume fluida.

Alat ini termasuk ke dalam jenis pengukur aliran yang memiliki akurasi tinggi (± 0,1%) serta tingkat repeatability yang baik (0,05%). Berdasarkan komponen-nya, PD flow meter tidak memerlukan power supply untuk pengoperasiannya. Disamping itu, flow meter ini juga tidak memerlukan pipa lurus dari hulu ke hilir untuk pemasangannya.

PD flow meter tidak terpengaruh oleh kekentalan, kepadatan ataupun turbulensi cairan dalam pipa. Sehingga alat ini ideal untuk pengukuran aliran cairan dengan kekentalan tinggi, seperti minyak, bahan bakar dan pelarut yang sulit diukur oleh flow meter jenis lainnya. Berdasarkan ranah penggunaannya, PD flow meter paling banyak digunakan sebagai meteran air rumah tangga. Sementara pada bidang industri dan petrokimia, alat ini biasanya digunakan untuk pengisian batch cairan dan gas.

 

Bagaimana PD Flow Meter Bekerja?

Semua PD Flow meter beroperasi dengan melewatkan volume fluida yang terisolasi melalui serangkaian roda gigi atau ruang di dalam meteran. Sehingga dengan mengukur jumlah volume fluida terisolasi yang melewati alat ini, maka data perhitungan akan diperoleh. Setiap desain dari PD flow meter menggunakan cara yang berbeda untuk mengisolasi dan menghitung volume ini.

PD meter tersedia dalam ukuran 1/4 inchi hingga 12 inchi serta dapat beroperasi dengan turndown setinggi 100:1 meskipun rentang 15:1 atau lebih rendah jauh lebih umum. Dalam penggunaan flow meter jenis ini, cairan yang akan diukur harus bersih dan bebas dari kontaminan (partikel). Partikel yang berukuran lebih dari 100 mikron harus dihilangkan dengan metode penyaringan. Sehingga untuk alasan ini, PD meter umumnya tidak direkomendasikan untuk mengukur jenis cairan atau fluida yang bersifat abrasive/korosif.


Bagian-Bagian PD Flow Meter

Secara umum, komponen atau bagian PD meter terdiri dari saringan, filter, rakitan pelepasan udara, peredam (dampeners), sistem kompensasi suhu dan berbagai jenis katup. Bagian-bagian ini tentu memiliki fungsi masing-masing. Dimana kesinambungan dari fungsi tiap bagian yang ada menjadikan jenis flow meter ini dapat bekerja dengan optimal.


Keuntungan dalam Penggunaan

Di bawah ini merupakan beberapa keuntungan atau nilai plus yang ditawarkan oleh flow meter berjenis positive displacement. Diantaranya seperti:

Akurasi

Salah satu manfaat utama dalam menggunakan PD flow meter adalah tingkat akurasi tinggi yang ditawarkan. Presisi tinggi dari komponen internal mengartikan bahwa jarak bebas antar permukaan dijaga seminimal mungkin. Semakin kecil jarak bebas ini, berkaitan dengan seberapa besar tinggi akurasinya.

 

Range dan Repeatability

Kelebihan lainnya dari flow meter ini adalah tingkat kemampuan yang tinggi. Dimana alat ini dapat digunakan pada jenis fluida dengan viskositas tinggi. Selain itu, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, alat ini memiliki tingkat repeatability yang tinggi.

 

Keandalan

Salah satu poin utama dalam pemilihan jenis flow meter yaitu keandalan. Dimana keandalan ini berkaitan dengan harapan penggunaan alat untuk bekerja dengan optimal selama bertahun-tahun. Namun sayangnya, beberapa jenis pengukur aliran terkadang membutuhkan servis atau kalibrasi ulang setelah dipakai terus menerus. PD flow meter menawarkan keunggulan lainnya, yaitu memiliki tingkat keandalan (reliability) yang cenderung tinggi. Hal ini tentu apabila dibandingkan dengan flow meter jenis lainnya.

 

Pemeliharaan yang mudah (low maintenance)

Dikarenakan memiliki tingkat keandalan yang tinggi, maka PD meter ini juga cenderung mudah dalam pemeliharaannya. Sehingga apabila suatu saat mengalami kerusakan ataupun perlu dilakukan kalibrasi ulang, maka tidak akan terlalu menyulitkan.


Limitasi dalam Penggunaan

Limitasi dalam sebuah alat flow meter tentu berdampingan dengan keunggulannya. Tidak terkecuali pada PD flow meter. Kelemahan dari alat ini adalah karena memiliki sensor aliran yang sangat kuat, tentu terdapat batasan penggunaannya.

Pertama, alat ini tidak boleh digunakan untuk cairan yang mengandung partikel besar. Kecuali jika partikel tersebut sudah tersaring sebelum cairan memasuki ruang pengukuran. Alat ini juga tidak cocok pada jenis cairan yang mengandung banyak gelembung udara. Faktor lain yang menjadi limitasi dan memerlukan pertimbangan adalah terjadinya penurunan tekanan yang disebabkan oleh PD meter ini.


Tipe-Tipe PD Flow Meter

Terdapat beberapa jenis atau tipe dari Positive Displacement Flow meter. Adapun beberapa diantaranya terdiri dari:

 

Distributor Liquid Control Flow Meter

 

Reciprocating or oscillating piston


Pada tipe ini setiap piston dioperasikan secara mekanis atau magnetis untuk mengisi silinder dengan cairan. Setiap langkah yang dilakukan mewakili pengukuran fluida yang terbatas.

 

Gear Flow Meter 

Pengukur aliran roda gigi mengandalkan roda gigi internal yang berputar saat cairan melewatinya. Terdapat 2 jenis pengukur aliran roda gigi berdasarkan bentuk komponen internalnya. Adapun keduanya terdiri dari oval gear dan helical gear.

 

Nutating Disk

Pada tipe ini sebuah piringan dipasang pada suatu sumbu dan setiap putaran mewakili jumlah terbatas dari fluida yang dipindahkan. Pengukur aliran dengan tipe cakram ini memiliki cakram bundar yang dipasang pada sebuah poros. Dengan melacak pergerakan poros, pengukur aliran akan menentukan berapa kali ruang terisi cairan. Hasil dari aktivitas ini yang digunakan untuk menentukan laju aliran.


Rotary vane

Pada tipe ini, menggunakan baling-baling yang berputar pada suatu poros

 

Diaphragm

Pada tipe ini, cairan ditarik ke sisi inlet dari diafragma yang ber-osilasi dan kemudian dihilangkan ke outlet. Siklus ber-osilasi pada diafragma ini yang dihitung untuk menentukan laju aliran.

 

Kesimpulan 

Salah satu merk PD flow meter yang terkenal dan banyak digunakan di dunia industri yaitu Liquid Controls. Produk ini sudah banyak dijual di berbagai belahan dunia karena sudah teruji keandalan dan kualitasnya. PT. Badja Abadi, merupakan distributor resmi dari produk Liquid Controls di Indonesia yang di tunjuk langsung oleh lcmeter Amerika . Dilansir dari website resminya yaitu liquidcontrolsflowmeterindonesia.com terdapat banyak sekali jenis PD flow meter yang bisa dibeli.

Mulai dari seri M, MA, MS dan MSA. Masing-masing seri tentu memiliki spesifikasi yang berbeda. Selain itu, tiap series tersebut juga tersedia dalam berbagai ukuran. Sehingga anda bisa menentukan jenis PD Flow meter yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Bagi anda yang tertarik ingin membeli, bisa klik website Liquid Controls Indonesia yang tertera diatas.