Cara Melihat Flow Meter LC Refurbish secara Akurat dan Aman
Dalam dunia industri bahan bakar, minyak, dan cairan kimia, keakuratan pengukuran adalah hal mutlak. Salah satu perangkat yang sering digunakan adalah Flow Meter LC Refurbish, versi peremajaan dari flow meter Liquid Controls (LC) yang telah diperbaiki agar kembali layak pakai.
Untuk memastikan alat ini tetap bekerja sesuai standar, Anda perlu memahami cara melihat Flow Meter LC Refurbish dengan benar, mulai dari pemeriksaan fisik, akurasi, hingga kelengkapan dokumennya.
Apa Itu Flow Meter LC Refurbish?

Flow meter refurbish merupakan unit flow meter yang telah melalui proses perbaikan, pembersihan, serta penggantian komponen penting agar kembali berfungsi optimal.
LC meter sendiri adalah jenis positive displacement flow meter, di mana cairan masuk ke dalam chamber, lalu tiga rotor (satu blocking rotor dan dua displacement rotor) berputar secara sinkron untuk mengukur volume cairan secara presisi.
Meski performanya dapat mendekati produk baru, tidak semua unit refurbish otomatis akurat. Itulah mengapa pemeriksaan rutin penting dilakukan.
Cara Melihat Flow Meter LC Refurbish
Dengan memahami cara melihat Flow Meter LC Refurbish, Anda dapat memastikan alat benar-benar layak digunakan di lapangan dan tidak menyebabkan selisih pengukuran yang merugikan.
1. Periksa Kondisi Fisik dan Nomor Seri
Langkah pertama yang paling mudah dilakukan adalah pemeriksaan visual. Pastikan bodi Flow Meter LC bersih, tidak berkarat, dan bebas dari retakan atau kebocoran. Dalam manual resmi LC, disebutkan bahwa plat spesifikasi dan serial number harus jelas terbaca dan sesuai dengan dokumen uji kalibrasi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
- Pastikan label atau plat identifikasi masih utuh dan sesuai dengan model.
- Cek sambungan pipa agar tidak ada tekanan sisa di dalam sistem (zero pressure) sebelum alat dibongkar atau diperiksa.
- Hindari membuka segel kecuali dilakukan oleh teknisi bersertifikat, karena hal itu bisa memengaruhi akurasi kalibrasi.
Pemeriksaan sederhana ini sering diabaikan, padahal bisa memberi petunjuk awal tentang kondisi alat sebelum digunakan.
2. Cek Bagian Register dan Display
Pada Liquid Controls Flow Meter, bagian register atau display adalah pusat pembacaan hasil pengukuran. Jika Anda menggunakan versi mekanik, pastikan roda angka berputar halus tanpa tersendat. Sementara untuk versi digital, pastikan layar responsif, tidak error, dan hasil pembacaan stabil.
Dalam manual resmi LC disebutkan bahwa apabila totalizer kecil berputar namun angka besar tidak, kemungkinan gear ratio salah atau ada masalah pada sistem register. Masalah seperti ini sering terjadi pada unit refurbish yang belum diuji menyeluruh.
Lakukan uji coba sederhana menggunakan cairan pengujian (test fluid) dengan volume tertentu, lalu bandingkan hasilnya dengan volume sebenarnya. Jika perbedaan hasil lebih dari 0,15%, maka kalibrasi ulang perlu dilakukan.
3. Periksa Akurasi dan Flow Rate
Langkah berikutnya adalah menguji performa alat. Prosedur ini bertujuan memastikan debit aliran yang terukur sesuai dengan nilai aktual. Prosesnya dapat dilakukan dengan mengalirkan cairan melalui meter lalu mencatat hasil pengukuran.
Langkah uji akurasi:
- Hubungkan Flow Meter LC ke sistem pengujian yang telah terkalibrasi.
- Jalankan cairan dengan debit konstan dan catat hasilnya.
- Bandingkan dengan alat kalibrasi acuan yang sudah tersertifikasi.
Hasil yang berbeda jauh bisa menandakan adanya masalah, seperti valve internal yang tidak terbuka penuh, penyumbatan pada strainer, atau bahkan adanya udara dalam aliran cairan. Semua faktor tersebut disebutkan dalam panduan pemeliharaan LC sebagai penyebab umum ketidakakuratan pengukuran.
4. Evaluasi Dokumen Refurbish dan Sertifikat Kalibrasi
Flow meter yang di-refurbish secara resmi harus memiliki dokumen pendukung, seperti laporan servis dan sertifikat kalibrasi. Sertifikat ini menunjukkan bahwa alat telah diuji sesuai standar dan siap digunakan kembali.
Dokumen penting yang harus Anda pastikan keberadaannya antara lain:
- Sertifikat kalibrasi dari lembaga terverifikasi.
- Laporan refurbish yang mencantumkan bagian-bagian yang diganti (seperti seal, rotor, atau valve).
- Bukti hasil pengujian akhir (performance test) yang dilakukan setelah proses refurbish selesai.
Dokumentasi ini bukan sekadar formalitas, tapi bukti sah bahwa alat telah melalui proses verifikasi akurasi yang sesuai dengan panduan pabrikan Flow Meter LC.
5. Uji Lapangan
Setelah semua pemeriksaan dilakukan, tahap terakhir adalah pengujian langsung di lapangan. Jalankan alat pada kondisi kerja sebenarnya dengan tekanan, suhu, dan debit cairan sesuai kebutuhan operasional.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama uji lapangan:
- Pastikan tidak ada fluktuasi ekstrem pada aliran.
- Periksa apakah hasil pengukuran konsisten setiap kali dilakukan uji ulang.
- Dengarkan jika ada suara abnormal atau getaran pada housing meter.
Jika performa stabil dan hasil pengukuran sesuai dengan nilai referensi, berarti flow meter refurbish Anda siap digunakan. Namun bila terjadi anomali, sebaiknya segera konsultasikan ke teknisi atau distributor resmi Liquid Controls.
Pemeriksaan flow meter refurbish bukan hal yang bisa dilakukan asal-asalan. Setiap langkah, mulai dari pengecekan fisik, register, akurasi, hingga dokumen kalibrasi, memiliki peran penting untuk memastikan hasil pengukuran tetap presisi.
Dengan memahami cara melihat Flow Meter LC Refurbish yang benar, Anda tidak hanya menjaga kualitas data, tetapi juga melindungi efisiensi proses bisnis yang bergantung pada keakuratan volume cairan.
Jika Anda mencari Liquid Controls Flow Meter Indonesia yang telah melalui proses refurbish resmi dan dilengkapi sertifikat kalibrasi valid, tim kami siap membantu.
Kami menyediakan produk LC orisinal dengan standar pabrikan, performa akurat, dan dukungan teknisi berpengalaman. Hubungi kami sekarang untuk konsultasi atau mendapatkan penawaran terbaik sebelum stok terbatas!
Artikel Terkait
Artikel Terbaru
- Cara Melihat Flow Meter LC Refurbish secara Akurat dan Aman
- 5 Perbedaan Flow Meter LC Orisinal dan Palsu, Wajib Tahu sebelum Membeli!
- 6 Komponen Aksesories LC Meter: dari Strainer, Air Eliminator, hingga Ticket Printer
- 7 Cara Merawat LC Flow Meter dengan Benar dan Aman
- Akurasi PD Flow Meter: Panduan Lengkap Menjaga Presisi Pengukuran