Home / Liquid Control Flow Meter / 6 Komponen Aksesories LC Meter: dari Strainer, Air Eliminator, hingga Ticket Printer

article 6 Komponen Aksesories LC Meter: dari Strainer, Air Eliminator, hingga Ticket Printer cover image

6 Komponen Aksesories LC Meter: dari Strainer, Air Eliminator, hingga Ticket Printer

Komponen Aksesories LC Meter dan Perannya dalam Menjaga Akurasi Pengukuran

 

Dalam dunia industri, komponen aksesories LC meter memegang peranan penting untuk menjaga akurasi dan efisiensi dalam proses pengukuran fluida. LC (Liquid Controls) meter dikenal karena presisinya dalam mengukur berbagai jenis cairan seperti bahan bakar, minyak, atau cairan kimia. Namun, performa alat ini tidak akan maksimal tanpa dukungan komponen aksesori yang tepat. 

 

Enam komponen berikut berfungsi sebagai sistem pendukung utama agar hasil pengukuran tetap stabil dan akurat.

 

1. Strainer (Saringan)
 

flow meter

Strainer adalah bagian pertama yang dilewati fluida sebelum masuk ke LC meter. Tugasnya sederhana tapi penting, yaitu menyaring partikel padat seperti karat, pasir, atau serpihan logam yang bisa merusak bagian dalam meter.

 

Pada sistem LC, strainer dipasang di sisi inlet untuk memberikan perlindungan terbatas pada elemen meter itu sendiri. Materialnya biasanya terbuat dari baja tahan karat atau besi cor, menyesuaikan dengan jenis fluida yang diukur.

 

Dengan strainer yang berfungsi baik, aliran fluida menjadi lebih bersih dan stabil, sehingga hasil pengukuran lebih presisi serta memperpanjang usia sistem liquid control Anda.

 

2. Air Eliminator (Penghilang Udara)
 

liquid control, lc meter

Udara dan uap yang masuk ke sistem pengukuran dapat mengacaukan hasil pembacaan volume. Untuk itulah air eliminator menjadi salah satu komponen paling penting dalam sistem LC meter.

 

Fungsinya adalah mengeluarkan udara dan uap dari cairan sebelum fluida masuk ke ruang pengukuran. Air eliminator biasanya dipasang langsung di atas strainer, bekerja otomatis agar hanya cairan murni yang masuk ke meter.

 

Ketika udara berhasil dihilangkan, hasil pengukuran menjadi jauh lebih akurat dan konsisten, terutama pada aplikasi flow meter untuk bahan bakar, solar, atau cairan bertekanan tinggi lainnya.

 

3. Differential Valve (Katup Diferensial)
 

 

Differential valve atau air-check valve berfungsi menjaga kestabilan tekanan antara sisi masuk dan keluar pada sistem LC meter. Katup ini bekerja bersama air eliminator untuk menghentikan aliran produk hingga udara di dalam sistem benar-benar terbuang.

 

Dengan adanya differential valve, tekanan fluida tetap terkendali meski laju aliran berubah-ubah. Hal ini sangat penting agar meter tidak terpengaruh oleh fluktuasi tekanan yang bisa menyebabkan kesalahan pengukuran.

 

Selain itu, komponen ini juga meningkatkan keamanan sistem pengukuran karena membantu mencegah kerusakan akibat tekanan berlebih.

 

4. Register dan Preset Counter
 

 

Register adalah komponen yang menampilkan hasil pengukuran volume cairan secara langsung, baik dalam format mekanis maupun digital. Sementara preset counter digunakan untuk mengatur jumlah volume yang diinginkan sebelum proses transfer dimulai.

 

Pada sistem LC meter modern, kedua perangkat ini sering digabungkan dalam satu unit pengendali yang juga dapat melakukan pencetakan tiket hasil pengukuran. Dengan begitu, operator bisa mengatur volume, memantau hasil, dan mencatat data dengan cepat dan efisien.

 

Kehadiran register dan preset counter ini mempermudah proses distribusi fluida industri karena data volume dapat diatur dan dipantau secara otomatis tanpa risiko salah hitung.

 

5. Pulser dan Transmitter
 

 

Dalam sistem LC meter terkini, komponen digital seperti pulser dan transmitter menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan. Pulser berfungsi mengubah pergerakan mekanis meter menjadi sinyal pulsa elektronik, sedangkan transmitter meneruskan sinyal tersebut ke sistem kontrol atau komputer pusat.

 

Dengan teknologi ini, data pengukuran dapat dikirim dan dipantau secara real-time. Operator dapat memantau performa alat dan hasil pengukuran dari jarak jauh, sekaligus mengintegrasikan LC meter ke dalam sistem otomatisasi industri.

 

Kehadiran dua komponen ini membuat sistem liquid control flow meter semakin modern, akurat, dan mudah diintegrasikan dengan perangkat digital lainnya.

 

6. Ticket Printer atau Data Logger
 

 

Untuk kebutuhan dokumentasi dan pelaporan, LC meter dilengkapi dengan ticket printer atau data logger. Ticket printer berfungsi mencetak bukti hasil pengukuran secara langsung setelah proses selesai, sementara data logger menyimpan seluruh data transfer secara digital.

 

Kedua perangkat ini memastikan setiap proses pengukuran dapat ditelusuri dan diverifikasi dengan mudah. Dalam industri distribusi bahan bakar, misalnya, hasil cetak dari printer menjadi bukti transaksi yang sah dan membantu menjaga transparansi operasional.

 

Selain itu, penyimpanan digital dari data logger mempermudah analisis data volume secara berkala, baik untuk kebutuhan audit maupun pemantauan performa sistem.

 

Setiap komponen aksesories LC meter memiliki fungsi spesifik untuk memastikan hasil pengukuran fluida tetap akurat dan konsisten. Jika Anda mencari solusi pengukuran fluida dengan presisi tinggi, Liquid Controls Flow Meter Indonesia menyediakan produk dan aksesori resmi yang sudah terbukti kualitasnya di berbagai sektor industri. 

 

Hubungi tim profesional kami untuk mendapatkan penawaran dan rekomendasi terbaik sesuai kebutuhan sistem pengukuran cairan Anda!