Home / Liquid Control Flow Meter / Cara Kerja Flow Meter Liquid Control & Pemasangannya

article Cara Kerja Flow Meter Liquid Control & Pemasangannya cover image

Cara Kerja Flow Meter Liquid Control & Pemasangannya

Mengapa liquid control flow meter begitu istimewa? Dibandingkan dengan jenis lainnya, alat ini menawarkan sejumlah keunggulan, seperti akurasi yang tinggi, daya tahan yang baik, dan kemudahan dalam perawatan. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana cara kerja flow meter tersebut. 

 

Apalagi dengan alat ini memungkinkan pengukuran aliran zat dengan sangat presisi, bahkan pada kondisi yang ekstrim sekalipun. Sehingga, punya peran yang sangat krusial dalam berbagai industri. Oleh karena itu, mari pahami bagaimana cara kerjanya sehingga bisa mengefisienkan proses produksi. 

 

Cara Kerja Flow Meter Liquid Control
 jenis-jenis flow meter

Alat ini bekerja berdasarkan prinsip pembagian volume. Alih-alih mengukur kecepatan atau perubahan sifat zat seperti jenis-jenis flow meter lain (misalnya saja vortex atau ultrasonic), alat ini secara fisik membagi aliran zat menjadi volume-volume yang sama besar.

 

Setiap kali volume ini melewati meteran, maka sebuah hitungan akan tercatat. Dengan menghitung jumlah volume yang melewati meteran dalam waktu tertentu, kita bisa mengetahui laju aliran zat.

 

1. Komponen Utama


Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, LC meter merupakan meteran yang menggunakan positive displacement. Karena punya desain yang sangat sederhana, LC ini tidak membutuhkan maintenance yang rumit. Terlebih lagi, alat punya komponen yang cukup sederhana, secara umum sebagai berikut.

 

- Housing yang biasanya terdiri dari tiga buah silinder: Bagian ini berfungsi sebagai rumah bagi part internal meteran dan memberikan perlindungan terhadap lingkungan sekitar.
- Tiga buah rotor: Rotor-rotor ini berputar secara sinkron dan membagi aliran zat menjadi volume-volume yang sama besar. Setiap putaran rotor mewakili volume zat tertentu yang telah melewati meteran.
- Rotor blocking: Bagian ini berfungsi untuk mencegah aliran balik zat dan memastikan akurasi pengukuran.
- Dua buah rotor displacement: Rotor-rotor ini bekerja sama dengan rotor blocking untuk memindahkan zat dari inlet ke outlet secara bertahap.


2. Proses Pengukuran


Dari bagian-bagian di atas, maka LC dapat memainkan peranannya dengan baik. Adapun prosesnya kurang lebih begini. 

 

- Fluida Masuk: Zat mengalir masuk ke dalam alat melalui inlet.
- Rotor Berputar: Aliran zat menyebabkan rotor berputar. Setiap putaran lengkap rotor setara dengan satu volume zat yang telah melewati meteran.
- Sensor Mendeteksi: Sensor mendeteksi setiap putaran rotor dan menghasilkan sinyal listrik.
- Sinyal Diolah: Sinyal listrik dari sensor diolah oleh alat elektronik untuk menghitung jumlah putaran rotor dalam waktu tertentu.
- Tampilan Nilai Aliran: Nilai aliran tampil pada layar atau dikirim ke sistem kontrol.


Instalasi Flow Meter
 cara menggunakan flow meter

Setelah memahami cara kerja dan bagaimana bisa mengukur zat dengan presisi, kini untuk instalasi pun tidaklah rumit. 

 

1. Persiapan


Instalasi flow meter LC memerlukan persiapan yang matang. Pastikan Anda telah melakukan beberapa hal ini. 

 

- Menyediakan lingkungan kerja yang aman dengan ventilasi yang baik, suhu yang terkendali, dan peralatan pemadam kebakaran yang siap Anda pakai.
- Membaca secara cermat manual dan petunjuk instalasi yang tersedia di dalam kemasan.
- Memastikan telah terpasang sistem keselamatan yang sesuai untuk mencegah kecelakaan selama pemasangan dan pengoperasian.
- Melakukan pembersihan menyeluruh pada seluruh sistem perpipaan untuk menghilangkan kotoran yang dapat merusak meteran.
- Memastikan semua komponen meteran terpasang dengan kuat dan tidak ada bagian yang longgar.
- Memilih jenis alat yang sesuai dengan jenis zat yang akan diukur, sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada plat nomor seri.


2. Cara Pasang


Proses instalasi meteran meliputi beberapa tahap:

 

- Pilih lokasi yang stabil dan aman untuk memasang meteran.
- Gunakan bracket yang ada untuk menempelkan meteran pada dasar yang kokoh.
- Hubungkan pipa masuk dan keluar meteran ke flange yang telah ada pada strainer dan katup diferensial. Pastikan sambungan rapat dan tidak bocor.
- Pasang saluran ventilasi dengan ukuran minimal 1/4 inci. Pastikan saluran ini sudah lengkap dengan katup untuk memudahkan perawatan.
- Hindari menghubungkan jalur ventilasi dengan jalur lain untuk mencegah kontaminasi.


Cara Menggunakan Flow Meter LC
 Dealer LC Meter

 

Untuk memulai operasi meteran, lakukan langkah-langkah berikut. 

 

- Pastikan semua koneksi kencang dan tidak ada kebocoran.
- Buka katup uap untuk mengisi meteran.
- Periksa semua sambungan menggunakan larutan sabun untuk memastikan tidak ada kebocoran.
- Untuk mengisi meteran, Anda bisa menutup katup keluar atau membiarkan zat mengalir perlahan karena gravitasi.
- Setelah itu, buka katup perlahan-lahan sampai meteran mulai berputar. Jangan terlalu cepat, cukup 25% dari kecepatan maksimum saat pertama kali menyalakan. 


Flow meter liquid control adalah investasi yang sangat baik untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses produksi Anda. Dengan memahami cara kerja dan berbagai aplikasinya, Anda dapat memilih jenis alat yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan Anda.

 

Liquid Control sebagai distributor resmi Flow Meter Liquid Control menawarkan berbagai pilihan alat dengan kualitas terjamin dan harga yang kompetitif. 

 

Tim ahli kami siap membantu Anda memilih produk yang tepat dan memberikan dukungan teknis yang Anda butuhkan untuk instalasi dan edukasi tentang cara kerja flow meter tersebut. Sehingga, tetap aman dan berfungsi secara optimal. 

 

Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik dan informasi lebih lanjut. Kunjungi katalog produk kami, atau Email: enquiry@liquidcontrolsflowmeterindonesia.com atau hubungi kami di Phone: +62-21-649 8752.