Home / PT Badja Abadi Sentosa / Understanding and Types of Turbine Flow Meters

article Understanding and Types of Turbine Flow Meters cover image

Understanding and Types of Turbine Flow Meters

Turbin flow meter termasuk ke dalam salah satu pengukur aliran yang sering digunakan di ranah industri. Secara definisi dan mekanismenya, turbin flow meter adalah pengukur volumetrik berjenis turbin. Dimana fluida yang mengalir akan melalui rotor yang menyebabkan putaran pada rotor. Putaran rotor tersebut memiliki kecepatan sudut yang sebanding dengan laju aliran fluida.

Kecepatan putaran dari rotor tersebut akan menghasilkan sinyal listrik yang akan berhubungan langsung dengan data laju aliran total. Pada jenis flow meter ini, rotor atau juga disebut sebagai baling-baling merupakan satu-satunya bagian yang bergerak dari flow meter. Perputaran baling-baling yang selaras dengan kecepatan aliran itulah yang akan memberikan output data besar aliran fluida.


Sejarah Singkat Turbin Flow Meter

Pengukur aliran turbin pertama kali ditemukan oleh Reinhard Woltman dan merupakan pengukur aliran yang akurat dan andal untuk carian (liquids) dan gas (gases). Alat flow meter ini terdiri dari tabung aliran dengan koneksi ujung dan rotor yang berputar bebas dan terpasang di bagian dalam dari tabung tersebut. Rotor tersebut didukung oleh poros yang bertumpu pada penyangga yang dipasang secara internal.

Secara umum, kecepatan berputar dari rotor selaras dengan kecepatan aliran yang melewati tabung. Jadi saat media fluida mengalir, gaya akan diterapkan pada sayap rotor sehingga mengakibatkan bentuk rotor berubah dari horizontal menjadi tegak lurus. Pergerakan rotor yang terus-menerus akan menciptakan rotasi. Oleh karena itu, rotasi rotor akan sebanding dengan gaya aliran yang diberikan.

Berdasarkan prinsip kerja tersebut, rotor akan berputar segera setelah media atau aliran fluida menginduksi gaya.  Sehingga ketika aliran fluida yang melewati telah berhenti, maka perputaran rotor juga ikut terhenti. Hal ini memastikan waktu respon yang sangat cepat, menjadikan pengukur aliran turbin ini ideal aplikasi batching.


Tipe-Tipe Turbin Flow Meter dan Faktor Pemilihan Jenisnya

Berdasarkan tipenya, secara umum Turbin flow meter terbagi menjadi 3 tipe. Adapun ketiganya yaitu Turbin Meter, Tangential Turbin Flow Meter dan Insertion Turbin Flow Meter. Turbin Meter merupakan tipe yang paling umum. Tangential Turbin Flow Meter merupakan tipe pengukur aliran turbin yang mampu mengukur laju aliran yang sangat rendah. Terakhir, Insertion Turbin Flow Meter digunakan secara ekonomis, biasanya pada pipa berdiameter 6” atau lebih besar.

 

Lihat produk kami : Liquid Controls Flow Meter MSAA-120
 

Dari ketiga tipe pengukur aliran turbin tersebut, tentu kita perlu memilih salah satu yang ingin digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jenis penggunaannya. Di bawah ini terdapat beberapa faktor yang dapat diperhatikan ketika memilih tipe pengukur aliran, diantaranya seperti:

1. Jenis fluida
2. Viskositas (kekentalan cairan)
3. Koneksi sambunganUkuran pipa
4. Temperatur proses (min & max)
5. Rentang aliran (min & max)
6. Rentang tekanan (min & max)
7. Tingkat akurasi
8. Ranah penggunaan

 

Kelebihan dan Kekurangan Turbin Flow Meter

Dalam pengaplikasiannya, tentunya turbin flow meter memiliki kelebihan dan kekurangan. Dimana hal ini merupakan hal yang wajar di semua jenis maupun tipe flow meter. Adapun kelebihan serta kekurangan dari pengukur aliran turbin sebagai berikut.

 

Kelebihan Turbin Flow Meter

1. Jangkauan aliran lebar serta dapat mengukur laju aliran rendah
2. Rasio turndown hingga 35:1
3. Memiliki tingkat akurasi yang baik dengan harga yang cukup terjangkau
4. Desain alat yang simpel dan tahan lama (durable)
5. Mudah dalam instalasi dan pemeliharaan nya
6. Koneksi yang fleksibel ke instrument aliran untuk kontrol aliran
7. Mampu diaplikasikan pada berbagai macam proses koneksi
8. Pengukur turbin dapat beroperasi pada rentang suhu dan tekanan yang luas
9. Memberikan output sinyal yang umum


Kekurangan Turbin Flow Meter

1. Membutuhkan tekanan balik yang konstan untuk mencegah kavitasi (cavitation). Kavitasi terjadi ketika tekanan cairan turun ke nilai dibawah tekanan uapnya. Sehingga menyebabkan cairan menguap menjadi gelembung uap
2. Tingkat akurasi dapat terpengaruh oleh keberadaan gelembung dalam cairan
3. Alat ini hanya dapat digunakan pada cairan dan gas yang bersih. Jika memang akan digunakan pada cairan yang kotor, maka perlu memasang saringan di bagian hulu untuk mencegah kerusakan akibat partikel kotoran
4. Tidak cocok untuk mengukur cairan yang bersifat korosif
5. Sensitif terhadap perubahan viskositas fluida
6. Memerlukan pipa lurus yang diletakkan sebelum dan sesudah turbin flow meter, untuk memungkinkan pola pusaran dalam alira menghilang
6. Jenis flow meter ini mungkin tidak berfungsi dengan baik pada cairan berviskositas tinggi dimana profil alirannya laminar.

 

Ranah Penggunaan Turbin Flow Meter

Turbin Flow Meter secara umum dapat diaplikasikan di berbagai macam ranah industri dan berbagai jenis penggunaan. Di bawah ini merupakan beberapa contoh penggunaan turbin flow meter di beberapa ranah industri.

1. Industri Minyak dan Gas
2. Injeksi air
3. Pemisah uji dan produksi
4. Sumur pembuangan
5. Injeksi kimia
6. Pipa gas alam
7. Industri Penerbangan dan Kelautan
8. Pengujian mesin
9. Pengukuran aliran bahan bakar
10. Sistem reverse osmosis kapal
11. Alat pemantau pasokan bahan bakar ke kapal
12. Industri Farmasi, Bioteknologi dan Pengolahan Makanan & Minuman
13. Pengukuran Sanitasi
14. Pill coating
15. Industri Energi
16. Custody transfer
17. Industri Konstruksi
18. Otomatisasi bangunan
19. HVAC
20. Pengukuran air

 

Berbagai Macam Jenis Series Produk Turbin Flow Meter

Di pasaran terdapat banyak sekali merek atau produk yang menjual alat turbin flow meter. Salah satu perusahaan penyedia produk flow meter yang berkualitas tinggi yaitu Liquid Controls. Liquid Controls merupakan perusahaan penyedia alat-alat pengukur aliran yang berbasis di Amerika Serikat. Berdiri sejak 1954, Liquid Controls telah berkomitmen untuk menyediakan layanan pelanggan dan dukungan teknis terkemuka di bidang industri.

P.T. Badja Abadi Sentosa merupakan distributor dan stockist resmi dari Liquid Controls Flow Meter di Indonesia, juga menyediakan berbagai macam jenis alat flow meter. Dimana salah satunya yaitu turbin flow meter.

Terdapat beberapa series produk turbin flow meter yang tersedia. Mulai dari Low-Flow Series, Sanitary Series, Wafer Series hingga Precision Series. Masing-masing dari series produk ini tentu memiliki spesifikasi yang berbeda, namun dengan kualitas produk terbaik yang sama.

Produk low-flo series memiliki resolusi pengukuran yang tinggi, didukung dengan desain yang kompak dan instalasi yang mudah. Selain itu jenis produk ini memiliki nilai repeatability sebesar +/- 0.25%. Kemudian untuk produk sanitary series tersedia dalam berbagai macam output. Mulai dari transmitter, IT400 dan T700. Untuk jenis produk ini memiliki nilai repeatability sebesar +/- 0.01%.

Selanjutnya untuk produk wafer series menawarkan kualitas turbin flow terbaik dengan spesifikasi wide flow range dan low maintenance cost. Series produk ini memiliki nilai repeatability sebesar +/-0.1%. Terakhir, untuk produk berjenis precision series memiliki spesifikasi yang hampir sama dengan low-flo series. Selain itu series produk ini memiliki nilai repeatability sebesar +/-0.02%.