Home / Liquid Control Flow Meter / Flow Meter Magnetik: Poin Plus dalam Aplikasinya

article Flow Meter Magnetik: Poin Plus dalam Aplikasinya cover image

Flow Meter Magnetik: Poin Plus dalam Aplikasinya

Flow meter magnetik merupakan pengukur aliran volumetrik yang menggunakan elektroda yang terhubung ke aliran fluida untuk mengukur kecepatan aliran. Prinsip kerja utama dari alat ini adalah menggunakan medan magnet untuk menyalurkan aliran fluida melalui pipa. Dimana sinyal tegangan akan dihasilkan ketika cairan mengalir melalui medan magnet flow meter.

 

Dikarenakan prinsip kerjanya yang sedemikian rupa, flow meter magnetik sangat cocok diaplikasikan pada jenis cairan konduktif. Selain itu alat ini juga bisa digunakan pada jenis cairan khusus. Hal ini karena pengukuran menggunakan flow meter magnetik tidak terpengaruh oleh suhu, tekanan, tingkat kekentalan dan kepadatan cairan.

 

Apabila dilihat secara desainnya, flow meter ini memiliki desain yang berbeda dari flow meter pada umumnya. Keunikan dari flow meter ini yakni mampu melakukan pembacaan data tanpa membutuhkan komponen yang bergerak (moving parts). Sehingga dengan desain yang sedemikian rupa, menjadikan flow meter magnetik tahan akan rembesan maupun kebocoran.

 

Setelah dibahas dan ketahui secara desain dan prinsip kerjanya. Pengukur aliran magnetik memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan dengan flow meter lain. Adapun beberapa kelebihan tersebut akan diuraikan sebagai berikut.

 


Kelebihan dalam Penggunaan Flow Meter Magnetik (Bagian 1)

 

1. Real Time Readings
Pengukuran dan pembacaan dari flow meter ini dapat langsung ditransfer ke komputer. Data yang tersedia dapat dianalisis dan diperiksa untuk menentukan konsumsi cairan dan kebocoran dalam sistem. Selain itu, juga bisa dijadikan metode untuk memprediksi konsumsi dan penggunaan pada pengukuran selanjutnya.

 

2. No Moving Parts
Keuntungan penting dari alat ini adalah tidak adanya bagian yang bergerak (moving parts). Flow meter yang memiliki moving parts biasanya rentan mengalami keausan dalam penggunaannya. Dengan tidak memiliki hal tersebut, flow meter magnetik mampu bertahan lebih lama untuk penggunaan dalam jangka panjang. Sehingga tidak heran apabila banyak industri yang mulai beralih ke pengukur aliran magnetik. 

 

3. Durability and Strength
Pengukur aliran magnetik terkenal akan daya tahan dan kualitas produknya. Setiap meteran dilakukan pengujian beberapa kali untuk menentukan daya tahan dalam penggunaannya. Tujuannya salah satunya untuk menghemat biaya perawatan alat. Pengukur aliran magnetik adalah solusi yang andal dan stabil untuk pengukur cairan konduktif jangka panjang.

 

4. Power Usage
Flow meter ini juga cenderung memiliki penggunaan daya yang rendah. Rata-rata meteran aliran magnetik memiliki penggunaan daya sebesar 15 watt.

 

5. Versatility
Pengukur aliran ini dapat mengukur laju aliran zat konduktif apapun terlepas dari tingkat keasaman atau korosifitas cairan. Untuk meningkatkan kinerja dari meteran ini, biasanya produsen melakukan upaya khusus. Salah satunya dengan melapisi bagian pengukur sensor meter dengan lapisan tahan abrasi dan korosi.

 

6. Effects of Fluid Properties
Tidak seperti jenis pengukur aliran lainnya, magnetik flow meter tidak terpengaruh oleh sifat aliran yang diukur. Faktor seperti suhu, densitas, viskositas dan tekanan tidak mempengaruhi proses pembacaan dari flow meter. Untuk meningkatkan kualitas pembacaanya, salah satunya dapat dilakukan dengan kalibrasi pada alat.

 


Kelebihan dalam Penggunaan (Bagian 2)

 

1. Flow Rates
Flow meter ini juga tidak terpengaruh oleh perubahan laju aliran. Laju aliran yang sangat rendah atau tinggi tidak mempengaruhi kemampuan meteran dalam menghasilkan data yang akurat. Disamping itu, pengukur aliran magnetik juga dapat mengukur aliran laminar, turbulen dan transisi tanpa perlu melakukan kalibrasi ulang.

 

2. Multi-Directional
Biasanya pada flow meter jenis lain, mereka tidak mampu untuk bekerja ketika arah aliran mengalami perubahan. Sehingga pada kebanyakan kasus, flow meter tersebut harus dikalibrasi ulang agar sesuai dengan kondisi baru.

 

Hal ini tidak berlaku pada flow meter magnetik, yang tetap dapat mengukur aliran walaupun terjadi perubahan arah. Nilai plus ini tentu akan menghemat waktu dan tenaga bila diperlukan perubahan yang cepat di lapangan.

 

3. Types of Fluids
Flow meter magnetik cocok diaplikasikan untuk mengukur laju aliran zat kotor dan kental. Hal ini karena kemampuannya yang tidak dipengaruhi oleh inkonsistensi cairan atau kontaminan. Selama cairan bersifat konduktif, meteran akan dapat mengukur laju alirannya. Terlepas dari konsistensi, ketebalan atau materi padat yang terkandung dalam fluida.

 

4. Pressure
Keuntungan dari tekanan rendah berpengaruh pada kondisi pipa. Dimana hal ini dapat meminimalkan efek apapun yang dapat merusak mekanisme pemompaan. Selain itu juga dapat menjaga kinerja dari pomp itu sendiri.

 

5. Pipeline Size
Pengukur aliran magnetik hadir dengan berbagai variasi ukuran dan diameter agar dapat diaplikasikan dimana pun. Selain itu, variasi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan (ukuran pipa dan diameter pipa). Sehingga kelebihan inilah yang menjadi salah satu pendorong mengapa alat ini banyak digunakan.

 

6. Cost
Salah satu hal yang mungkin menjadi kekurangan dari alat ini adalah biaya pemasangannya yang cenderung mahal. Namun tingginya biaya tersebut sebanding dengan daya tahan dan keawetan yang ditawarkan. Tidak seperti jenis flow meter lainnya, magmeter memang cenderung memakan biaya di awal. Namun ketika sudah dioperasikan, alat ini sangat menghemat dari segi perawatan dan pemeliharannya.